Apakah kamu pernah tahu?
Bahwa setiap detik, setiap waktu yang kamu lalui, adalah merupakan awalan yang selalu baru bagimu. Ketika kamu terjun, masuk, atau tergabung dalam suatu tempat yang baru, kamu selalu punya kesempatan untuk memulai hidupmu dari nol lagi. Ya, memang bukan nol yang absolut, tapi...
Apakah kamu pernah dengar?
Dengan sesuatu bernama "pencitraan". Bisa dibilang, mungkin konsepnya sama. Bisa jadi ini tentang kamu yang pernah melakukan hal-hal bodoh di masa lampaumu, lalu kamu menyesal dan mengevaluasi diri, hingga berjanji bahwa kamu tak akan mengulanginya lagi di kemudian hari. Hingga suatu waktu, kamu berpisah dengan masa kelammu itu, seraya mengalir dan berjalan longitudinal terhadap waktu. Dan terdamparlah kamu di komunitas yang baru. Yang sesuai do'amu setiap waktu: lebih baik dari hari sebelumnya.
Apakah kamu pernah mengalami?
Pusaran waktu yang aneh, namun berulang berkali-kali. Yaitu ketika komunitas barumu bercengkrama tentang sesuatu di masing-masing masa lalu, dan tiap-tiap individu mulai berkata "dulu aku begini" atau "dulu aku begitu". Tapi kamu, kamu terpaku membisu.
Dulu aku juga begitu... Tapi untuk apa mereka tahu? Katamu.
Kamu selalu percaya, bahwa masa depan ada untuk kamu introspeksi, sebagai start-mu untuk memulai yang baru lagi. Ya, lagi. Kamu bisa sedikit semena-mena dengan dunia ketika sebuah tolakan dan ancang-ancang yang baru kamu ambil. Kamu bebas mendeskripsikan siapa kamu, sebagai sosok yang berbeda dari sebelumnya, di tempatmu yang baru. Pun pada kesempatan selanjutnya, siklus yang seperti itu akan selalu ada. Dan keyakinanmu terhadap siklus-yang-akan-selalu-ada itu lah yang lebih kuat dari segalanya.
"Destinations, are where we begin again."
Believe, Josh Groban
No comments:
Post a Comment